Jumat, 28 Juni 2013

LEMBAH HIJAU MANUFAKTUR (LHM)

LEMBAH HIJAU MANUFAKTUR(LHM)

A.    PENDAHULUAN
LHM didirikan oleh Bapak Suhartos (dosen UNS), pertama kali didirikan peternakan  pada tahun 1981 dikota Sragen, Karanggalang, Plupuh. Pada tahun 1991 didirikan peternakan ke-2 di Mojolaban,Sukoharjo. Ditempat tersebut menerapkan sistem pertanian terpadu,antara lain ada 4,yaitu:
1.      Peternakan
2.      Perikanan
3.      Pertanian & Perkebunan
4.      Bioteknologi
Kompos merupakan pupuk organik yang berasal dari sisa tanaman dan kotoran hewan yang telah mengalami proses dekomposisi atau pelapukan. Kompos yang baik adalah yang sudahcukup mengalami pelapukan dan dicirikan oleh warna yang sudah berbeda dengan warna bahan pembentuknya, tidak berbau, kadar air rendah dan sesuai suhu ruang. Proses pengomposan adalah proses menurunkan C/N bahan organik hingga sama dengan C/N tanah (< 20). Selama proses pengomposan, terjadi perubahan-perubahan unsur kimia yaitu :
1.      Karbohidrat, selulosa, hemiselulosa, lemak dan lilin  menjadi CO2 dan H2O,
2.      Penguraian senyawa organik menjadi  senyawa yang dapat diserap tanaman.
Manfaat kompos organik diantaranya adalah:
ü  Memperbaiki struktur tanah berlempung sehingga menjadi ringan;
ü  Memperbesar daya ikat tanah berpasir sehingga tanah tidak berderai;
ü  Menambah daya ikat tanah terhadap air dan unsureunsur hara tanah;
ü  Memperbaiki drainase dan tata udara dalam tanah;
ü  Mengandung unsur hara yang lengkap, walaupun jumlahnya sedikit (jumlah hara ini tergantung dari bahan pembuat pupuk organik);
ü  Membantu proses pelapukan bahan mineral;
ü  Memberi ketersediaan bahan makanan bagi mikrobia; serta
ü  Menurunkan aktivitas mikroorganisme yang merugikan (Yovita, 2001).
Pengolahan kotoran sapi yang mempunyai kandungan N, P dan K yang tinggi sebagai pupuk kompos dapat mensuplai unsur hara yang dibutuhkan tanah dan memperbaiki struktur tanah menjadi lebih baik (Iwan, 2002). Pada tanah yang baik/sehat, kelarutan unsur-unsur anorganik akan meningkat, serta ketersediaan asam amino, zat gula, vitamin dan zat-zat bioakti hasil dari aktivitas mikroorganisme efektif dalam tanah akan bertambah, sehingga pertumbuhan tanaman menjadi semakin optimal (Rully, 1999).
Seekor sapi mampu menghasilkan kotoran padat dan cair sebanyak 23,6 kg/hari dan 9,1 kg/hari (Tauscher et al. sitasi Iwan, 2002). Undang (2002) melaporkan bahwa seekor sapi muda kebiri akan memproduksi 15-30 kg kg kotoran per hari. Kotoran yang baru dihasilkan sapi tidak dapat langsung diberikan sebagai pupuk tanaman, tetapi harus mengalami proses pengomposan terlebih dahulu.
Beberapa alasan mengapa bahan organik seperti kotoran sapi perlu dikomposkan sebelum dimanfaatkan sebagai pupuk tanaman antara lain adalah: 1) bila tanah mengandung cukup udara dan air, penguraian bahan organik berlangsung cepat sehingga dapat mengganggu pertumbuhan tanaman, 2) penguraian bahan segar hanya sedikit sekali memasok humus dan unsur hara ke dalam tanah, 3) struktur bahan organik segar sangat kasar dan daya ikatnya terhadap air kecil, sehingga bila langsung dibenamkan akan mengakibatkan tanah menjadi sangat remah, 4) kotoran sapi tidak selalu tersedia pada saat diperlukan, sehingga pembuatan kompos merupakan cara penyimpanan bahan organik sebelum digunakan sebagai pupuk.
B.     HASIL KUNJUNGAN
Lembah Hijau Multifarm tempat tersebut menerapkan sistem pertanian terpadu, antara lain ada 4, yaitu:
1.      Peternakan
2.      Perikanan
3.      Pertanian dan Perkebunan
4.      Bioteknologi

v  PETERNAKAN
1.      Pemeliharaan Sapi/Lembu
Pemeliharaan sapi dilakukan dengan sangat baik dan teratur dengan memanfaatkan kandang—kandang terpisah, yaitu:
a.       Kandang Sapi Perah
Kandang sapi ini diisi oleh sapi-sapi betina yang siap diperah yaitu sapi yang telah berumur 2,5 tahun keatas atau minimal sudah satu kali melahirkan. Pakan yang diberikan adalah 10 kg jerami fermentasi dan 10 kg konsentrat untuk setiap sapi. Konsentrat yang diberikan adalah campuran dari bekatul, onggok aren, rempah roti kadaluarsa dan bungkil kelapa. Sapi-sapi ini sama sekali tidak pernah diberi makanan dengan daun-daunan. Meskipun terlihat kurus tetapi bila ditimbang, sapi-sapi ini akan lebih berat daripada sapi-sapi yang diberi makan rumput karena lebih padat. Selain itu pengaruh makanan juga berpengaruh terhadap kondisi susu yang dihasilkan. Susu dihasilkan oleh sapi-sapi di Lembah Hijau Multifarm ini lebih putih dan tidak amis. Harga jualnya memang cukup tinggi daripada susu yang dijual di tempat lainnya, yakni Rp.5000/liter, sedangkan susu yang dijual dipasaran hanya Rp.4000/liter.
b.      Kandang Sapi Dana
Kandang ini diisi oleh sapi-sapi yang berumur 10 bulan sampai 1,5 tahun. Sapi-sapi ini tidak pernah dimandikan. Sapi ini difungsikan untuk menghasilkan kotoran yang digunakan untuk pembuatan pupuk, kotoran ini diambil 21 hari sekali. Pakan yang diberikan adalah 6 kg jerami fermentasi. Di kandangnya, bagian alas diberikan serbuk gergaji dari kayu-kayu lunak seperti kayu randu dan kayu sengon, ditambah dengan starbio agar lebih hangat dan kotoran dapat langsung bercampur dengan kotoran dan dapat diproses langsung menjadi kompos.
c.       Kandang Pedhet
Kandang ini diisi oleh sapi-sapi yang berumur 10 hari sampai 3 bulan. Setelah berumur 10 hari, sapi diambil dari induknya setelah menghabiskan kolostrum induknya. Pakan yang diberikan adalah rendng kering dan konsentrat, masing-masing 3 kg/hari. Pemberian minuman pada sapi yang berumur 1 bulan adalah 4 liter susu induk/hari dan air putih biasa. Sapi yang berumur 2 bulan adalah 2 liter susu induk dan 2 liter susu skrim atau susu yang sudah kadaluarsa. Sapi umur 4 bulan 4liter susu induk/hari.
d.      Kandang Sapi Sapih
Kamdang sapi ini ditempatan oleh sapi yang berumur 3-10 bulan, beratnya 70 kg. Pakan yang diberikan adalah jerami fermentasi dan konsentrat. Sapi ini sudah tidak diberikan air susu induknya tetapi air putih biasa.
e.       Kandang Sapi Rumah Sakit
Kandang sapi ini untuk merawat sapi-sapi yang sedang sakit agar tidak menular ke sapi-sapi yang lain. Sakit yang umum diderita sapi adalah diare dan obat yang diberikan adalah susu LLM ialah susu balita yang kadar laktosanya rendah.
f.       Kandang Sapi Bersalin
Kandang sapi ini digunakan untuk sapi-sapi yang usia kehamilannya mencapai 7 bulan keatas sampai melahirkan. Masa kehamilan sapi adalah 9 bulan 10 hari, hampir sama dengan manusia. Sapi ini jika dijual dengan masa kehamilan 5-8 bulan harga jualnya 15-17 juta. Sapi usia 8 bulan masih bisa diperah susunya.

v  PERIKANAN
Ikan patin menjadi pilihan untuk dibudidayakan karena masih jarang dikenal dan belum dikenal masyarakat dan harga jualnya yang cukup tinggi. Mengandung protein tinggi dan omega 3 serta kandungan kolestrol rendah dan sehat untuk dikonsumsi. Pemeliharaan ikan patin di kolam-kolam dengan sistem Drainasi yang baik dengan kedalaman 4 meter untuk 500 ekor patin. Pemisahan ikan-ikan patin berdasarkan bobotnya. Makanan ikan patin itu sendiri adalah azolla pinnata, kayu apung dan pelet tenggelam dimana pemberian makanan dilakukan dengan sistem prasmanan, yaitu ikan mencari makanan sendiri di tempat yang telah disediakan tanpa perlu memberikan makan tiap pagi dan sore. Ikan patin biasa dipanen pada usia 10 bulan.
Pemasaran ikan patin telah menjangkau wilayah Solo, Yogyakarta dan Semarang. Biasanya banyak dibutuhkan oleh hotel-hotel atau tempat wisata. Harga jualnya Rp.15.000/kg. Di kafe Lembah Hijau Mutifarm menyediakan berbagai menu dari olahan ikan patin diantaranya bakso ikan patin, steak ikan patin, ikan patin bakar maupun goreng.

v  PERTANIAN DAN PERKEBUNAN
        Lembah Hijau Multifarm juga mempunyai perkebunan. Dalam pengolahannya mulai dari pemberian pupuk hingga pemberantasan hama di perkebunan tidak menggunakan bahan kimia. Oleh karena itu, perkebunan di Lembah Hijau Multifarm disebut perkebunan organik. Pemberantasan hama di LHM tidak menggunakan peptisida tetapi menggunakan hewan atau organisme yang merupakan organisme yang berasal dari satu spesies dari hama yang menyerang hama yang mengganggu. Misalnya, hama lalat kuning diakali dengan indung telur dari sejenis kumbang bersifat mematikan sistem reproduksi. Indung telur tersebut diwadahkan ke botol aqua yang sudah di desain sedemikian rupa sehingga memiliki beberapa corong untuk jalan lalat masuk kemudian mengincar indung telur tersebut, sehingga lalat tersebut sehingga lalat tersebut minimal akan mandul dan maksimal akan mati.
Sistem tanam di perkebuna ini menggunakan Sistem Tumpang Sari, yang terdiri dari jambu biji dan sayuran berupa kangkung, bayam merah, gambas dan lain sebagainya. Hasil perkebunan dijual ditempat, selain itu perkebunan juga mempunyai berbagai jenis bibit seperti anggur, klengkeng, belimbing, jeruk, apel dan lain-lain.
       Varietas dari tanamannya pun tidak sembarangan, di lahan perkebunan Lembah hijau Multifarm tanaman yang ditanam dipilih dari jenis tanaman yang memiliki nilai gizi yang tinggi, misalnya bayam merah. Bayam merah memiliki nilai gizi jauh lebih tinggi dari bayam hijau. Contoh lain, yaitu jambu biji merah yang memiliki banyak manfaat, seperti daun dan bijinya.

v  BIOTEKNOLOGI
Bioteknologi terdiri dari:
1.      Biogas
Biogas dihasilkan dari kotoran sapi yang disalurkan ke kolam dengan kedalaman 2 meter yang atasnya ditutup rapat hanya diberi saluran pipa kecil untuk menyalurkan gas ke kompor. Untuk membuatnya dibutuhkan 2 ekor sapi yang akan menghasilkan kotoran untuk memasak selama 5 jam. Biogas ini hanya menggunakan kompor gas biasa dengan desain kusus. Pemakaian kompor ini dengan menggunakan biogas harus menggunakan korek api.s
2.      Proses Fermentasi Jerami
Agar pakan dari jerami tahan lama maka perlu difermentasikan dengan menggunakan pupuk urea dan starbio. Cara pembuatannya adalah jerami disusun setinggi 30 cm lalu diinjak-injak kemudian taburkan pupuk urea dan starbio diatasnya. Disusun secara bertingkat-tingkat dengan ketebalan maksimal 1,5 meter, karena dalam prosesnya nanti perlu dibolak-balik agar bakteri tercampur merata setiap satu minggu sekali. Proses pembuatannya memakan waktu 21 hari.
Jerami diambil langsung dari sawah yang sedang panen karena kadar airnya masih tinggi sekitar 60%, dengan ciri-ciri jika diperas tidak meneteskan air namun tangan menjadi basah. Jerami yang telah difermentasi dapat bertahan selama 1 tahun.
3.      Proses Composing dan Packing
Bahan-bahan yang diperlukan:
-  Kotoran sapi           = 83%
-  Abu sekam              = 10%
-  Serbuk gergaji         = 5%
-  Kapur/dolomite      = 2%
-  Stardex                   = 0,25%

Cara Pembuatan Kompos:
Tumpuk kotoran sapi setinggi 30 cm, kemudian diatasnya tambahkan bahan-bahan lain. Setelah itu diatasnya ditambah kotoran sapi lagi setinggi 30 cm, diatasnya taburkan bahan-bahan lain. Lakukan hingga ketinggian maksimal 1,5 meter. Langkah selanjutnya, diamkan tumpukan kompos selama ± 1 bulan, dengan membaliknya setiap 1 minggu sekali. Ciri-ciri kompos yang sudah jadi ditandai dengan suhu yang dingin merata dan sudah tidak berbau lagi. Kompos yang sudah jadi kemudian dipacking dan siap dijual.




C.    KESIMPULAN DAN REKOMENDASI
1.      Kesimpulan
PT Lembah Hijau Multifarm merupakan organisasi atau perusahaan yang bergerak dibidang Bioteknologi, organic fertilizer, trading eksport dan nursery. Perusahaan ini mengembangkan berbagai hal yang berhubungan dengan pertanian, peternakan dan penjualan tanaman.
Dengan berlandaskan pada pengembangan invensi dan inovasi yang dikerjakan sendiri maupun bekerjasama dengan peneliti dan lembaga lain. Perusahaan ini mampu berkembang dengan baik dan mampu menjaring tenaga kerja sehingga membantu pemerintah mengurangi pengangguran. Ini ditunjukan dengan penggunaan modal pertama yang hanya berupa 4 ekor sapi saja. Modal yang relatif kecil untuk hasil besar seperti sekarang ini. Yang dahulu hanya menggunakan kandang bambu untuk memelihara sapi dan hanya membutuhkan sedikit tenaga kerja. Tetapi, sekarang PT. Lembah Hijau Multifarm sudah berkembang pesat, ini dilihat dari bangunan kandang dan peralatan yang digunakan sudah modern dan tenaga kerjanya yang bertambah banyak.

2.      Rekomendasi
Melihat dan menimbang usaha PT.Lembah Hijau Multifarm yang telah dijelaskan diatas, kita sebagai mahasiswa hatus terpicu untuk terus mengembangkan kreatifitas kita agar terciptanya inovasi-inovasi baru yang bernilai ekonomi tinggi dan bermanfaat bagi masyarakat.

Inovasi tidak harus dengan sesuatu yang canggih, tetapi inovasi merupakan sesuatu yang belum ada sebelumnya atau tidak pernah dipikirkan oleh kebanyakan orang. Bisa jadi sebuah inovasi tercipta dari bahan yang remeh, barang yang sebelumnya orang tidak berpikiran bahwa barang itu dapat bernilai tinggi, atau mungkin saja dari sampah atau limbah. Mengingat usaha pada Lembah Hijau Multifarm yang hasil produksi utamanya adalah hasil dari kotoran sapi. Jadi, marilah kita mengembangkan potensi kreatifitas kita dengan memanfaatkan sesuatu yang berpotensi yang ada dilingkungan kita.

1 komentar:

  1. Casino Finder - JT Hub
    Check if a casino is accepting American 충청북도 출장마사지 players and if they are American players then there 원주 출장마사지 are a 서울특별 출장안마 lot of options. With the majority of slot machines being Bonus: Welcome 양주 출장안마 Bonus of up to $1000Provider Rank: New players 영주 출장샵 only Rating: 4 · ‎Review by Jordan R

    BalasHapus